"Ayuu! Pulang bareng yuk!" Aku berteriak. "Misa chan, Mau temenin aku ke ruang Lab dulu engga? Aku takut ke situ sendirian. Katanya sih ada hantu bertopi" pinta Ayu. Aku menjawab "Baiklah, Tapi cepat ya Yu. Aku ada urusan sama Rey dan Yan!". Sesampainya di Lab Sains, aku bertanya "Kamu emang disuruh ngapain ,Yu?", Ayu menjawab "Katanya sih aku di suruh Pak Zen untuk mengambil berkas-berkas soal Ipa untuk ulangan besok", Aku menjawab "Lho? Emangnya kamu piket?", Ayu menjawab "Tidak kok. Tak apalah. sudah terlanjur disini, ayo kita cari dimana berkas soal ulangan itu". Ayu yang polos itu ternyata hanya di kerjai anak-anak perempuan yang jahil. "Ayu! Pak Zen tidak mungkin meletakan berkas soal ulangan di Lab Sains!" Aku berkata begitu.
Lalu ayu yang kaget menjawab "Memangnya kenapa misa?", Aku menjawab "Pastilah. Soal ulangan itu kan Rahasia! Tidak mungkin Pak Zen menyuruh murid!" Aku yang marah pun langsung ingin bertemu dengan anak-anak kurang ajar itu. Tiba-tiba saja..
"Bruk Braak!!!". Aku dan Ayu yang kaget itu menoleh kebelakang. Aku berkata "Apa itu tadi?" , Ayu yang ketakutan memegang lengan ku dan berkata "Su-suaranya muncul da-dari gu-gu-gudang itu", Aku pun yang penasaran langsung mendobrak pintu itu. Ternyata tidak ada apa-apa. Ada patung kepala yang hanya memakai topi di balik Tirai jendela. Mungkin itu yang mereka maksud Hantu Bertopi. Tiba-tiba patung itu melirikan mata ke padaku.Aku Sangat kaget rasanya ingin berteriak, tapi ada Ayu di belakangku yang akan lebih takut jika aku memberitahu itu. Aku bilang ke Ayu sambil tersenyum "Tidak ada apa-apa, tenanglah". Ayu Menghela nafas. "Ayo kita keluar dari sini" Kata Ayu dengan tenang.
Tangan ku berkeringat dingin karena kejadian tadi Sampai aku lupa kalau aku ada urusan dengan Rey dan Yan.
Aku Janjian dengan Rey dan Yan di Bisbol. Sesampainya aku disana , Aku melihat Rey sedang berbincang dengan Yan. Aku menguping perbincangan mereka. Yan berkata "Percayalah, Rey! tanggal 25 October tahun lalu itu Aku!", Rey berkata "Kita tidak pernah bertemu sebelum Kita berkenalan!" , Yan memjawab lagi "Rey! Tepat jam 8.30 malam, Kau langsung melempar botol itu kepadaku kan? Itu sebabnya! Sejak itu aku memang selalu ke tempat itu sebelum masuk ke sekolah". Aku tidak mengerti apa yang mereka Bicarakan. Padahal hanya soal terlambat saja, kenapa jadi rumit begini? Lalu aku muncul dan bergabung dengan mereka. "Hai, semuanya! Ada apa?" aku berpura-pura polos. Yan menjawab "Misa! Kau lama sekali. Dari mana saja?", Aku menjawab "Hehehe, maaf tadi aku habis menemani Ayu dari Lab Sains. Eh sedang bicarain apa sih? Serius sekali sepertinya" ,Lalu Rey menjawab "Yan, Dia bilang di pernah bertemu denganku setahun yang lalu. Bertemu di tempat yang dia kunjungi sebelum ke sekolah. tempat itu...." Rey berhenti berbicara dan aku bertanya "Tempat itu? Tempat itu apa?" , Yan menyelak "Sudahlah! Aku sudah memberitahu, tapi Rey tidak percaya. Pokoknya aku sudah memberi tahu kalian. Dan jangan ada yang memnyebar rahasia ini. Okay? Kalau udah ada lebih dari 5 orang yang tau, Aku akan..." Yan berhenti , Aku bertanya "Akan apa sekarang? Informasinya tidak jelas begini! Apa nya yang memberitahu!", Yan berkata "Pokoknya kalau lebih dari itu, Misa, dan semua orang di jaman ini tidak akan bisa melihatku lagi", Aku bertanya "Kenapa?" Yan menjawab "Nanti akan tiba saatnya dimana kau akan tau".
Semuanya membuatku bingung seperti ini! Yan tidak seperti biasanya.
Bersambung di Part 1[Kelanjutan] Berikutnya, Tetap di blog yang sama! =)
Cerita pertama yang ingin ku buat itu tentang waktu. Judulnya saja "Waktu". Cerita tentang Seorang anak Perempuan yang bisa mengembalikan waktu. Hope you Guys Love it! Bacanya Dari Part 1, Ya!
Total Tayangan Halaman
Jumat, 08 Juli 2011
Part 1
Aku Misa. Tepatnya Misa Ai. Aku seorang murid 1 SMU. Aku tinggal di Ibukota Jepang yaitu Tokyo. Aku sekolah di SMU swasta. Ketika aku duduk di bangkuku. Seperti biasa, Semua orang berkenalan satu dengan yang lain. Aku juga berkenalan dengan teman sebangkuku. Aku berkata "Hai, Nama?", "Ayu" Katanya sambil berjabat tangan denganku. Aku bertanya lagi, "Asal sekolah?", Dia menjawab "Aku pindahan dari Indonesia" Sambil tersenyum manis. Ternyata dia Pindahan dari Indonesia. Lalu aku berkata "Wow! Hebat sekali. Di Sekolah Ini kita diajarkan Bahasa Indonesia Lho!", "Benarkah?" Tanya Ayu. "Benar! Oh Iya Perkenalkan teman SMP-ku, Namanya Yan" Aku berkata lagi "Yan! Ayo kenalan, Tidak usah malu-malu! Haha" . "Yan" Kata Yan sambil Berjabat tangan. Ayu Menjawab "Aku Ayu, Hajimemashite Yoroshiku Onegai Shimasu*". Lalu teman sebangkunya Yan yang sangat berisik, Yaitu Rey. Kebetulan sekali Rumahku dan Rey berdekatan jadi bisa berangkat bersama-sama.
Seminggu setelah Perkenalan anak-anak baru, Aku sudah belajar seperti biasa. Aku berteriak di depan rumah Rey "Rey! Rey! Cepatlah kau keluar! Kita akan terlambat! Atau kutinggalkan kau!" , Rey pun membuka kaca jendela kamarnya lalu berteriak "Tunggu Misa! Aku segera kebawah.". Berapa lama kemudian Rey dan Aku pun Berangkat Bersama-sama dengan sepeda. Rey memulai pembicaraan "Hei, Misa. Masih jam Tujuh kurang seperapat. Mau engga kita jemput Yan kerumahnya? Dekat kok dari Lapangan Bisbol di dekat Terminal sini", Aku menjawab "Hmm, Yasudah. Tapi cepat ya! kita harus ngebut."
Tibalah dirumah Yan. "Yaan! Yaan! Berangkat bersama yuk!" Kami berdua berteriak di depan rumahnya Yan. Lalu mama Yan membuka pintu dan berkata "Maaf, Nak. Barusan Nak Yan sudah berangkat sekolah lebih dahulu", Kami bertanya "Oh, Naik apa Tante? Biasanya Yan kan selalu terlambat" , Mama Yan menjawab "Masa sih? Dia selalu berangkat pagi menaiki sepeda kok nak". Kami berdua saling menatap mata karena bingung. "Oh, Terimakasih ya tante kami pergi dulu!" Kata Rey.
Di perjalanan ke Sekolah. "Hey, Rey. Apa tidak aneh si Yan yang selalu terlambat, tapi berangkat pagi-pagi sekali? Sedangkan dia selalu datang setelah Bel Jam pertama berbunyi", Rey Menjawab "Iya, Besok kita coba buntuti dia, yuk. Kita coba kerumahnya sekitar jam setengah 6" , Aku menjawab "Ayo saja. tapi kau itu kan susah di bangunin! Awas saja kalau kau belum bangun. Aku akan kerumahmu besok jam 5 pagi!" Rey menjawab "Uhh...Iya".
Sesampainya kami di Sekolah. Yan Pun belum datang. 10 menit setelah Bel jam pelajaran pertama berbunyi, Yan datang dengan santainya "Ohayo Gozaimasu*" ,Kami semua menjawab "Ohayo". Pak Guru kami bernama Zen pun berkata " Yan! darimana saja kamu? Selalu saja terlambat. Ini hanya akan mengurangi nilaimu! Cepat duduk sana!" , Yan pun menjawab "Iya,Pak"
Oh Iya, Aku belum menyampaikan kepada kalian. Yan Itu mempunyai sikap yang dingin. Tapi sebenarnya dia itu baik. Dia itu pangeran diantara semua wanita. Pokoknya di Idaman Anak-anak perempuan di sekolah ini. Bukan Hanya wajahnya yang tampan. Juga sikapnya yang dingin itu membuat para wanita berteriak. Katanya sih Gayanya keren. Tapi aku sama sekali tidak tertarik sama dia, Sebab dia temanku semasa SMP.
Okay, Kembali ke pelajaran! Yan dan Rey itu sangat bodoh di pelajaran Kanji, Bahasa Jepang, dan Matematika.
Bel Istirahat pun berbunyi. Aku, Rey , Yan Dan Ayu selalu ke Kantin bersama-sama. Aku bertanya kepada Yan "Hey, Yan! kemana saja kamu tadi pagi? Aku dan juga Rey kan datang ke rumahmu, Tapi kata mamamu kamu sudah berangkat pagi-pagi sekali. kenapa kau bisa terlambat?" Yan hanya terdiam. Aku berkata "Yan! Akukan bertanya, Jawab dong!". Yan menjawab "Engga ada urusannya denganmu". Rey berkata "Hey Yan kitakan sahabatmu, janganlah bersikap dingin seperti itu!" , Yan menjawab "Rey, Kau sebenarnya tau. Coba ingat-ingat". semua bingung akan sikap Yan yang aneh begini.
Bersambung ke Part 1 berikutnya hanya di Blog yang sama!
Seminggu setelah Perkenalan anak-anak baru, Aku sudah belajar seperti biasa. Aku berteriak di depan rumah Rey "Rey! Rey! Cepatlah kau keluar! Kita akan terlambat! Atau kutinggalkan kau!" , Rey pun membuka kaca jendela kamarnya lalu berteriak "Tunggu Misa! Aku segera kebawah.". Berapa lama kemudian Rey dan Aku pun Berangkat Bersama-sama dengan sepeda. Rey memulai pembicaraan "Hei, Misa. Masih jam Tujuh kurang seperapat. Mau engga kita jemput Yan kerumahnya? Dekat kok dari Lapangan Bisbol di dekat Terminal sini", Aku menjawab "Hmm, Yasudah. Tapi cepat ya! kita harus ngebut."
Tibalah dirumah Yan. "Yaan! Yaan! Berangkat bersama yuk!" Kami berdua berteriak di depan rumahnya Yan. Lalu mama Yan membuka pintu dan berkata "Maaf, Nak. Barusan Nak Yan sudah berangkat sekolah lebih dahulu", Kami bertanya "Oh, Naik apa Tante? Biasanya Yan kan selalu terlambat" , Mama Yan menjawab "Masa sih? Dia selalu berangkat pagi menaiki sepeda kok nak". Kami berdua saling menatap mata karena bingung. "Oh, Terimakasih ya tante kami pergi dulu!" Kata Rey.
Di perjalanan ke Sekolah. "Hey, Rey. Apa tidak aneh si Yan yang selalu terlambat, tapi berangkat pagi-pagi sekali? Sedangkan dia selalu datang setelah Bel Jam pertama berbunyi", Rey Menjawab "Iya, Besok kita coba buntuti dia, yuk. Kita coba kerumahnya sekitar jam setengah 6" , Aku menjawab "Ayo saja. tapi kau itu kan susah di bangunin! Awas saja kalau kau belum bangun. Aku akan kerumahmu besok jam 5 pagi!" Rey menjawab "Uhh...Iya".
Sesampainya kami di Sekolah. Yan Pun belum datang. 10 menit setelah Bel jam pelajaran pertama berbunyi, Yan datang dengan santainya "Ohayo Gozaimasu*" ,Kami semua menjawab "Ohayo". Pak Guru kami bernama Zen pun berkata " Yan! darimana saja kamu? Selalu saja terlambat. Ini hanya akan mengurangi nilaimu! Cepat duduk sana!" , Yan pun menjawab "Iya,Pak"
Oh Iya, Aku belum menyampaikan kepada kalian. Yan Itu mempunyai sikap yang dingin. Tapi sebenarnya dia itu baik. Dia itu pangeran diantara semua wanita. Pokoknya di Idaman Anak-anak perempuan di sekolah ini. Bukan Hanya wajahnya yang tampan. Juga sikapnya yang dingin itu membuat para wanita berteriak. Katanya sih Gayanya keren. Tapi aku sama sekali tidak tertarik sama dia, Sebab dia temanku semasa SMP.
Okay, Kembali ke pelajaran! Yan dan Rey itu sangat bodoh di pelajaran Kanji, Bahasa Jepang, dan Matematika.
Bel Istirahat pun berbunyi. Aku, Rey , Yan Dan Ayu selalu ke Kantin bersama-sama. Aku bertanya kepada Yan "Hey, Yan! kemana saja kamu tadi pagi? Aku dan juga Rey kan datang ke rumahmu, Tapi kata mamamu kamu sudah berangkat pagi-pagi sekali. kenapa kau bisa terlambat?" Yan hanya terdiam. Aku berkata "Yan! Akukan bertanya, Jawab dong!". Yan menjawab "Engga ada urusannya denganmu". Rey berkata "Hey Yan kitakan sahabatmu, janganlah bersikap dingin seperti itu!" , Yan menjawab "Rey, Kau sebenarnya tau. Coba ingat-ingat". semua bingung akan sikap Yan yang aneh begini.
Bersambung ke Part 1 berikutnya hanya di Blog yang sama!
Langganan:
Postingan (Atom)